MATARAM — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaan Masyarakat Desa (KKN-PMD) Universitas Mataram (Unram) Desa Jenggik Utara menginisiasi program pengembangan UMKM lokal melalui modernisasi produk Virgin Coconut Oil (VCO) asli atau minyak kelapa murni. Program ini mencakup pembentukan identitas merek (branding), pembaruan kemasan (packaging), hingga digitalisasi pemasaran untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat setempat.
Produk VCO khas Jenggik Utara diproses secara alami tanpa campuran bahan kimia, sehingga menghasilkan minyak yang 100 persen murni. Kendati memiliki potensi dan kualitas tinggi, pemasaran produk ini sebelumnya belum terkelola secara optimal lantaran belum memiliki merek resmi, pengemasan terstandar, serta keterbatasan jangkauan pasar.
Modernisasi Kemasan dan Pembentukan Identitas Produk
Menjawab tantangan tersebut, tim mahasiswa KKN-PMD Unram Desa Jenggik Utara membangun infrastruktur produk dari awal, mulai dari penentuan nama merek, perancangan stiker label menarik dan informatif, hingga pemilihan kemasan botol higienis yang representatif untuk pasar modern.
Pengembangan elemen visual ini dirancang secara terukur guna memberikan nilai tambah pada produk lokal. Label stiker tidak hanya menonjolkan estetika, tetapi juga memuat informasi krusial seperti komposisi, keunggulan produk, alamat, hingga QR code untuk website UMKM Jenggik Utara. Selain itu, penggunaan botol kemasan standar industri dipastikan mampu menjaga higienitas dan kualitas kestabilan minyak kelapa murni dalam jangka panjang, sekaligus meningkatkan daya pikat produk saat dipajang di etalase ritel modern.
Inovasi Pemasaran Digital dan Keberlanjutan Ekonomi Desa
Selain memoles tampilan fisik produk, mahasiswa KKN-PMD Unram juga membangun infrastruktur pemasaran digital secara terpadu. Langkah ini dilakukan melalui pembuatan akun media sosial resmi serta website khusus sebagai sarana promosi dan informasi produk VCO Jenggik Utara secara meluas.
Dukungan digitalisasi ini diharapkan dapat memangkas batasan geografis pemasaran, sehingga produk olahan kelapa murni dari Desa Jenggik Utara dapat diakses oleh konsumen dari luar daerah secara efisien.
Melalui pendampingan dan modernisasi ini, mahasiswa KKN-PMD Unram berharap produk VCO murni Jenggik Utara dapat tumbuh menjadi produk unggulan desa yang memiliki daya saing tinggi, memperluas jangkauan pasar, serta meningkatkan taraf perekonomian para pengrajin lokal secara berkelanjutan.
Kegiatan peluncuran dan pendampingan ekosistem baru ini ditutup dengan sesi demonstrasi kemasan serta penyerahan kanal digital secara simbolis, diiringi pengenalan tagline produk “Satu Tetes, Sejuta Khasiat” sebagai simbol komitmen bersama dalam menghadirkan produk berkualitas tinggi sekaligus memajukan perekonomian Desa Jenggik Utara secara berkelanjutan.
Penulis : Keysha Neyla Hafistha
Editor : Redaksi Narasio






