Desa Gapuk Gagas Perempuan Penanggung Jawab Keluarga

- Redaksi

Kamis, 6 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Desa Gapuk bersama Lakpesdam PCNU Lombok Barat menyelenggarakan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) Perempuan Penanggung Jawab Keluarga (PUANJAGA) pada Rabu, 5 Agustus 2026. Foto : Dok. Istimewa

i

Pemerintah Desa Gapuk bersama Lakpesdam PCNU Lombok Barat menyelenggarakan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) Perempuan Penanggung Jawab Keluarga (PUANJAGA) pada Rabu, 5 Agustus 2026. Foto : Dok. Istimewa

Membangun Ruang Aman dan Partisipasi Setara di Tingkat Desa

Pemerintah Desa Gapuk bersama Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (Lakpesdam PCNU) Lombok Barat sukses menyelenggarakan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) Perempuan Penanggung Jawab Keluarga (PUANJAGA) pada Rabu, 5 Agustus 2026. Kegiatan yang dilangsungkan di ruang terbuka organisasi warga ini dirancang khusus untuk menghadirkan tata kelola desa yang inklusif serta responsif terhadap dinamika sosial perempuan kepala keluarga.

Pendekatan dialogis yang diterapkan secara simbolis meruntuhkan sekat hierarkis formal. Hal ini memberikan ruang seluas-luasnya bagi kaum perempuan untuk bersuara, menyampaikan pengalaman, serta merumuskan kebutuhan riil tanpa hambatan struktural.

Penguatan Komunitas Puan Jaga sebagai Wadah Perjuangan Ekonomi

Ketua Lakpesdam PCNU Lombok Barat, Fauzi Aries, SH, menegaskan bahwa komunitas Puan Jaga merupakan wujud nyata keberpihakan pemerintah desa dalam menciptakan ruang aman sekaligus ruang juang bagi seluruh warga.

“Puan Jaga adalah komunitas perempuan yang lahir dari inisiatif Pemerintah Desa untuk menciptakan ruang aman sekaligus ruang juang bagi setiap warganya. Lebih dari sekedar wadah berkumpul, komunitas ini adalah wujud nyata keberpihakan pemdes dalam mendorong keterlibatan bermakna perempuan di lini mulai dari pengambilan segala keputusan politik, penguatan ekonomi kreatif, hingga pelestarian sosial dan budaya yang menjadi akar kehidupan desa,” ujar Fauzi Aries, SH.

Melalui komitmen tersebut, para peserta Musdesus tidak hanya hadir secara fisik, tetapi terlibat aktif sebagai subjek utama dalam merumuskan strategi penguatan ekonomi kreatif dan ketahanan sosial keluarga.

Komitmen Tindak Lanjut Menuju Ketahanan Sosial Berkelanjutan

Keberhasilan Musdesus Perempuan PUANJAGA di Desa Gapuk ditandai dengan perumusan Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang kolaboratif. Dokumen ini berfungsi sebagai peta jalan agar setiap program pemberdayaan tepat sasaran dan menjawab akar permasalahan warga rentan.

Lakpesdam PCNU Lombok Barat berkomitmen untuk terus mengawal implementasi program hingga benar-benar menyentuh keseharian perempuan dan keluarga yang nafkahi mereka. Langkah ini menegaskan bahwa pembangunan desa bukan sekedar pembangunan fisik, melainkan gerakan kemanusiaan yang berkelanjutan demi mewujudkan desa yang adil dan berkeadilan.

Penulis : Muliatun Anisa

Editor : Redaksi Narasio

Lanjutan Narasi

Konstruksi Sosial Batasi Peran Perempuan dan Laki-Laki, Perlu Pengasuhan Berbasis Gender dan Kearifan Lokal
Polemik Putusan Bebas dalam KUHAP Baru: JPU Bisa Banding atau Tidak?
Pelatihan Etika Penelitian dan Safeguarding dalam Memperkuat Integritas Akademik
Sorot Kamera FHISIP Unram Kupas Pro-Kontra Upaya Hukum Putusan Bebas Pasca KUHAP Baru
Menguji Keadilan Pasca-KUHAP Baru: FHISIP Unram Bedah Dilema Upaya Hukum atas Putusan Bebas
Unram Perkuat Literasi Hukum Digital untuk Cegah Kekerasan Online di Sekolah
KPU Lombok Barat Tanamkan Jiwa Kepemimpinan dan Kesadaran Berdemokrasi Melalui Diklatsar Mahasiswa
Dorong UMKM Berbasis Digital, Mahasiswa KKN Unram Luncurkan Website Katalog Produk

Lanjutan Narasi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:04 WITA

Konstruksi Sosial Batasi Peran Perempuan dan Laki-Laki, Perlu Pengasuhan Berbasis Gender dan Kearifan Lokal

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:48 WITA

Polemik Putusan Bebas dalam KUHAP Baru: JPU Bisa Banding atau Tidak?

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:39 WITA

Pelatihan Etika Penelitian dan Safeguarding dalam Memperkuat Integritas Akademik

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:00 WITA

Sorot Kamera FHISIP Unram Kupas Pro-Kontra Upaya Hukum Putusan Bebas Pasca KUHAP Baru

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:30 WITA

Unram Perkuat Literasi Hukum Digital untuk Cegah Kekerasan Online di Sekolah

Lensa Hari Ini

Taufan (Dosen Prodi Ilmu Hukum, FHISIP Universitas Mataram, Pengajar Hukum Pidana & Tindak Pidana Korupsi). Foto: Keysha

Analisis

Robohnya Kompas Moral di Menara Gading

Sabtu, 22 Agu 2026 - 10:26 WITA