KPU Lombok Barat Tanamkan Jiwa Kepemimpinan dan Kesadaran Berdemokrasi Melalui Diklatsar Mahasiswa

- Redaksi

Senin, 10 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hamdi, S.Pd., MAP (Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Lombok Barat). Foto : Dok. Istimewa.

i

Hamdi, S.Pd., MAP (Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Lombok Barat). Foto : Dok. Istimewa.

Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPU) Lombok Barat, Hamdi, S.Pd., MAP, hadir sebagai narasumber utama dalam Pelatihan Dasar (Diklatsar) yang digelar oleh Front Mahasiswa Agustus Lombok Barat pada Sabtu (8/8).

Dalam pemaparannya, Hamdi menekankan bahwa esensi kepemimpinan sejati bukanlah sekedar memegang jabatan struktural. Lebih dari itu, kepemimpinan adalah kemampuan memberikan teladan nyata, mengayomi masyarakat, serta membawa organisasi menuju kemajuan bersama. Menurutnya, seorang pemimpin yang baik mutlak memiliki integritas yang tinggi, rasa tanggung jawab yang kuat, serta kepekaan sosial terhadap kebutuhan lingkungan sekitar.

“Mahasiswa adalah agen perubahan. Kepemimpinan yang dibangun harus berlandaskan kejujuran dan pelayanan, bukan kekuasaan semata. Jadilah pemimpin yang mampu mendengar aspirasi dan menyatukan beragam pandangan demi tujuan yang lebih besar,” ujarnya.

Urgensi Pendidikan Pemilih untuk Mewujudkan Pemilu Berkualitas

Selain materi kepemimpinan, sesi krusial dalam kegiatan ini berfokus pada pendidikan pemilih bagi generasi muda. Hamdi menjelaskan secara mendalam mengenai hak serta kewajiban warga negara dalam sistem demokrasi yang sehat. Ia juga memaparkan cara menggunakan hak pilih secara cerdas dan bertanggung jawab, serta pentingnya memahami setiap tahapan dan aturan kepemiluan yang berlaku.

Melalui pemahaman ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya cerdas dalam menentukan pilihan politik, tetapi juga mampu bertindak sebagai pelopor yang menyebarkan literasi pemilu kepada masyarakat luas. Peran aktif kaum terdidik diyakini mampu menekan angka golput sekaligus memperkuat fondasi demokrasi lokal di daerah.

“Pendidikan pemilih adalah kunci pemilu yang berkualitas. Mahasiswa harus menjadi garda terdepan mewujudkan partisipasi yang sadar, bebas, dan rahasia, jauh dari politik uang atau pengaruh yang merugikan,” tegasnya.

Antusiasme Peserta dan Harapan Mencetak Kader Muda Berkarakter

Selama sesi pemaparan materi dan diskusi interaktif berlangsung, para peserta Diklatsar tampak menunjukkan antusiasme yang tinggi. Mereka aktif menanggapi materi yang disampaikan melalui tanya jawab seputar dinamika kepemimpinan dan pengawasan pemilu partisipatif.

Kegiatan pelatihan dasar ini ditutup dengan optimisme tinggi dari penyelenggara maupun narasumber. Ajang ini diharapkan mampu melahirkan kader-kader pemimpin muda di Lombok Barat yang berkarakter kuat, kritis, serta memahami betul peran strategi mereka dalam menjaga dan memajukan kualitas demokrasi di tingkat daerah maupun nasional.

Penulis : Muliatun Anisa

Editor : Redaksi Narasio

Lanjutan Narasi

Konstruksi Sosial Batasi Peran Perempuan dan Laki-Laki, Perlu Pengasuhan Berbasis Gender dan Kearifan Lokal
Polemik Putusan Bebas dalam KUHAP Baru: JPU Bisa Banding atau Tidak?
Pelatihan Etika Penelitian dan Safeguarding dalam Memperkuat Integritas Akademik
Sorot Kamera FHISIP Unram Kupas Pro-Kontra Upaya Hukum Putusan Bebas Pasca KUHAP Baru
Menguji Keadilan Pasca-KUHAP Baru: FHISIP Unram Bedah Dilema Upaya Hukum atas Putusan Bebas
Unram Perkuat Literasi Hukum Digital untuk Cegah Kekerasan Online di Sekolah
Dorong UMKM Berbasis Digital, Mahasiswa KKN Unram Luncurkan Website Katalog Produk
Disparitas Hukum Acara, Ketika Putusan Bebas di Pengadilan Tinggi Berbeda

Lanjutan Narasi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:04 WITA

Konstruksi Sosial Batasi Peran Perempuan dan Laki-Laki, Perlu Pengasuhan Berbasis Gender dan Kearifan Lokal

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:48 WITA

Polemik Putusan Bebas dalam KUHAP Baru: JPU Bisa Banding atau Tidak?

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:39 WITA

Pelatihan Etika Penelitian dan Safeguarding dalam Memperkuat Integritas Akademik

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:00 WITA

Sorot Kamera FHISIP Unram Kupas Pro-Kontra Upaya Hukum Putusan Bebas Pasca KUHAP Baru

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:30 WITA

Unram Perkuat Literasi Hukum Digital untuk Cegah Kekerasan Online di Sekolah

Lensa Hari Ini

Taufan (Dosen Prodi Ilmu Hukum, FHISIP Universitas Mataram, Pengajar Hukum Pidana & Tindak Pidana Korupsi). Foto: Keysha

Analisis

Robohnya Kompas Moral di Menara Gading

Sabtu, 22 Agu 2026 - 10:26 WITA