Evi Apita Maya: Pariwisata NTB Harus Jadi Lokomotif Bagi Industri Mikro Kecil dan Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

- Redaksi

Sabtu, 9 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Evi Apita Maya, S.H.,M.Kn. Foto: Dok. Pribadi

i

Evi Apita Maya, S.H.,M.Kn. Foto: Dok. Pribadi

MATARAM – Senator asal Nusa Tenggara Barat (NTB), Hj. Evi Apita Maya, S.H., M.Kn., menekankan pentingnya integrasi antara sektor pariwisata, ketenagakerjaan, dan Industri Mikro Kecil (IMK). Menurutnya, kemajuan pariwisata di NTB tidak boleh hanya menjadi etalase megah, tetapi harus berdampak langsung pada kesejahteraan pengusaha kecil dan ketersediaan lapangan kerja bagi masyarakat lokal.

Ditemui media ini setelah agenda Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan MPR RI di SMA 1 Kuripan Lombok Barat pada Rabu (6/5/26), ia memandang pariwisata harus diposisikan sebagai “pasar raksasa” bagi produk-produk IMK dan menjadi solusi atas tantangan ketenagakerjaan di daerah.

IMK Sebagai Penopang Utama Rantai Pasok Wisata

Evi menyoroti bahwa keterkaitan antara pariwisata dan IMK adalah kunci kemandirian ekonomi. Ia mendorong agar hotel, restoran, dan destinasi wisata di NTB memprioritaskan penggunaan produk lokal, mulai dari kuliner, kerajinan tangan, hingga kebutuhan perlengkapan operasional.

“Sektor pariwisata kita yang sedang tumbuh pesat harus menjadi ‘ibu asuh’ bagi IMK. Jangan sampai wisatawan datang ke NTB, tapi oleh-oleh atau produk yang mereka konsumsi justru didatangkan dari luar daerah. IMK kita harus masuk dalam rantai pasok utama industri pariwisata,” ujar Evi.

Transformasi Tenaga Kerja: Dari Skill Praktis ke Standar Global

Terkait ketenagakerjaan, Evi mengingatkan bahwa karakteristik pekerja IMK di NTB yang mayoritas hanya mengenyam pendidikan dasar (SD/SMP) perlu mendapatkan intervensi khusus. Untuk masuk ke sektor pariwisata yang kompetitif, para pekerja ini memerlukan peningkatan keterampilan (up-skilling).

“Pariwisata membutuhkan standar layanan. Di sinilah peran pemerintah untuk memberikan pelatihan skill praktis kepada pekerja lokal agar mereka tidak hanya menjadi penonton. Kita ingin tenaga kerja lokal di sektor IMK memiliki kualitas yang sesuai dengan kebutuhan industri pariwisata global,” tegasnya.

Pemberdayaan Perempuan dalam Ekonomi Pariwisata

Mengingat wajah IMK di NTB didominasi oleh perempuan, Evi melihat peluang besar bagi para ibu rumah tangga untuk terlibat dalam ekonomi kreatif berbasis pariwisata. Pemberdayaan perempuan di sektor ini dinilai mampu menekan angka migrasi tenaga kerja ke luar negeri (PMI) karena tersedianya peluang ekonomi di kampung halaman sendiri.

“Jika IMK pariwisata kita kuat, para ibu tidak perlu lagi pergi jauh ke luar negeri meninggalkan anak-anak mereka. Mereka bisa berdaya lewat homestay, kuliner khas, atau kerajinan tenun di daerah asal,” tambahnya.

Mendorong Regulasi yang Berpihak

Menutup narasinya, Evi Apita Maya mendesak adanya regulasi yang mewajibkan kolaborasi antara investor besar di sektor pariwisata dengan pelaku IMK lokal. Skema kebijakan yang adil akan memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi dari sektor pariwisata bersifat inklusif dan dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Pariwisata, ketenagakerjaan, dan IMK adalah satu kesatuan ekosistem. Jika ketiganya terhubung dengan baik melalui kebijakan yang tepat, maka kemiskinan dan pengangguran di NTB bisa kita tekan secara signifikan,” pungkas Senator yang dikenal vokal ini.

Penulis : Alyssa Rizkia Haris

Editor : Redaksi Narasio

Lanjutan Narasi

KKN-PMD Unram Desa Gumantar Gandeng UPTD PPA, Beri Edukasi Cegah Pernikahan Anak di SMPN 3 Kayangan
Goes to School, Cara KPU Lombok Barat Cetak Pemilih Cerdas di Madrasah
OTT Bupati Lombok Barat, Ironi Alumni Retret Magelang
Mahasiswa KKN-PMD Unram dan Kemenkum NTB Dorong Perlindungan HKI untuk UMKM Suela
Pengesahan UU Pusat Finansial Internasional dikebut, IGJ ingatkan ancaman Kedaulatan Ekonomi
Perlindungan Anak dari Kekerasan di Pondok Pesantren
Kebakaran 1.956 Hektare Savana, HMI Bima Desak Evaluasi Total Mitigasi Cagar Biosfer Tambora
Krisis Ketenagakerjaan Pulau Sumbawa: Dompu Catat Pengangguran Tertinggi, Bima Terjebak Kemiskinan Pertanian

Lanjutan Narasi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:00 WITA

KKN-PMD Unram Desa Gumantar Gandeng UPTD PPA, Beri Edukasi Cegah Pernikahan Anak di SMPN 3 Kayangan

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:03 WITA

Goes to School, Cara KPU Lombok Barat Cetak Pemilih Cerdas di Madrasah

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:11 WITA

OTT Bupati Lombok Barat, Ironi Alumni Retret Magelang

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:00 WITA

Mahasiswa KKN-PMD Unram dan Kemenkum NTB Dorong Perlindungan HKI untuk UMKM Suela

Senin, 20 Juli 2026 - 16:00 WITA

Perlindungan Anak dari Kekerasan di Pondok Pesantren

Lensa Hari Ini

mantan Bupati Lalu Ahmad Zaini ditangkap KPK. Foto : Dok. Detik.com

Berita

OTT Bupati Lombok Barat, Ironi Alumni Retret Magelang

Rabu, 22 Jul 2026 - 19:11 WITA