Tren Kejahatan di NTB Meningkat, Kabupaten Bima Tertinggi

- Redaksi

Sabtu, 1 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi AI: Tren Kejahatan di NTB Meningkat, Kabupaten Bima Tertinggi

i

Ilustrasi AI: Tren Kejahatan di NTB Meningkat, Kabupaten Bima Tertinggi

Publikasi Badan Pusat Statistik Nusa Tenggara Barat (BPS NTB), menunjukan jumlah kejahatan yang dilaporkan (crime total atau Jumlah Lapor) pada 2023 meningkat menjadi 5.478 kasus dari 4.205 kasus pada 2022. Pada tahun 2024, jumlah kasus kejahatan melonjak 38,5 persen menjadi 7.585 kasus, menunjukkan tren peningkatan signifikan. Kabupaten Bima, mencatat sebagai kabupaten dengan jumlah kasus tertinggi pada 2024, yaitu 1.068 kasus.

Fluktuasi Jumlah Kasus Kejahatan di NTB

Statistik Kriminalitas, Volume 9, 2025 yang dipublikasi BPS NTB pada 31 Oktober 2025, menunjukan Peristiwa kejahatan yang dilaporkan di Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) mengalami fluktuasi dalam tiga tahun terakhir.

Jumlah kejahatan yang dilaporkan (crime total atau Jumlah Lapor) pada 2023 meningkat menjadi 5.478 kasus dari 4.205 kasus pada 2022.

Pada tahun 2024, jumlah kasus kejahatan melonjak 38,5 persen menjadi 7.585 kasus, menunjukkan tren peningkatan signifikan. Namun, berbeda dengan jumlah laporan, kasus yang berhasil diselesaikan justru menurun pada 2023, dari 3.726 kasus menjadi 3.708 kasus. Pada 2024, jumlah kasus yang selesai meningkat tajam menjadi 6.459 kasus.

Daerah dengan Kasus Kejahatan Tertinggi dan Terendah

Di Provinsi NTB, terdapat perbedaan signifikan antar wilayah terkait jumlah kasus kejahatan:

  • Kabupaten Bima mencatat jumlah kasus tertinggi pada 2024, yaitu 1.068 kasus.

  • Kabupaten Lombok Utara mencatat jumlah kasus paling sedikit, yaitu 118 kasus.

Perubahan terbesar dibandingkan 2023 terjadi di Kabupaten Lombok Barat, yang mengalami penurunan 50,12 persen atau 414 kasus dari total 826 kasus pada tahun sebelumnya.

Kategori Kejahatan Terbanyak di NTB

Berdasarkan data Polda NTB, kasus kejahatan terbanyak pada 2024 termasuk dalam kategori kejahatan terhadap keamanan publik dan negara, yaitu 2.263 kasus. Sedangkan kategori kasus paling sedikit adalah kejahatan terhadap lingkungan hidup dengan 26 kasus.

Jenis Kasus Paling Sering Dilaporkan

Dari jenis kasus kejahatan, yang paling banyak dilaporkan adalah kecelakaan lalu lintas, tercatat 2.204 laporan kasus, masuk dalam kategori kejahatan terhadap keamanan publik dan negara.

Selain itu, kasus terbanyak lainnya meliputi:

  • Narkotika dan psikotropika: 842 kasus

  • Pencurian dengan pemberatan: 750 kasus

Data ini menunjukkan bahwa kecelakaan lalu lintas dan kejahatan narkotika menjadi perhatian utama aparat kepolisian di NTB.

Kesimpulan

Jumlah kasus kejahatan di NTB menunjukkan tren meningkat dari tahun ke tahun, dengan fluktuasi dalam penyelesaian kasus. Kabupaten Bima menjadi wilayah dengan kasus tertinggi, sementara Lombok Utara memiliki kasus terendah. Kecelakaan lalu lintas, kejahatan narkotika, dan pencurian menjadi jenis kasus paling dominan di provinsi ini.

Penulis : Hamzah Fansuri Hidayat, S.H.

Editor : Redaksi Narasio

Sumber Berita: Statistik Kriminalitas, Volume 9, 2025, BPS NTB

Lanjutan Narasi

Workshop Pelestarian Mangrove, Strategi Mitigasi Iklim dan Penguatan Ekonomi Pesisir NTB
Perjanjian Dagang ART Indonesia – Amerika Serikat Ancaman Bagi Kedaulatan dan Kepentingan Nasional
LPW NTB Desak Reformasi Total Polri: Buntut Penangkapan Kapolres Bima Kota Terkait Narkoba
Sosialisasi KPU Lobar, Pendidikan Segmen Pemilih Perempuan
Diskusi KUHAP Baru, Pakar Hukum Unram Soroti Perluasan Alat Bukti dan Potensi Kesewenang-wenangan
Aktivis Hukum Bongkar Bobrok Penegakan Hukum: Ribuan Laporan “Hilang”, Aparat Kebal Sanksi Meski Salah Tangkap
Menuju Regulasi Berkeadilan, Bedah Naskah Akademik Raperda Perlindungan Petani Tembakau NTB
Ketua Lab Hukum Unram Soroti “Fleksibilitas” KUHP Baru: Waspada Ruang Gelap di Tahap Penyelidikan

Lanjutan Narasi

Jumat, 27 Februari 2026 - 07:30 WITA

Workshop Pelestarian Mangrove, Strategi Mitigasi Iklim dan Penguatan Ekonomi Pesisir NTB

Kamis, 26 Februari 2026 - 01:42 WITA

Perjanjian Dagang ART Indonesia – Amerika Serikat Ancaman Bagi Kedaulatan dan Kepentingan Nasional

Minggu, 22 Februari 2026 - 10:00 WITA

LPW NTB Desak Reformasi Total Polri: Buntut Penangkapan Kapolres Bima Kota Terkait Narkoba

Selasa, 10 Februari 2026 - 11:34 WITA

Diskusi KUHAP Baru, Pakar Hukum Unram Soroti Perluasan Alat Bukti dan Potensi Kesewenang-wenangan

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:00 WITA

Aktivis Hukum Bongkar Bobrok Penegakan Hukum: Ribuan Laporan “Hilang”, Aparat Kebal Sanksi Meski Salah Tangkap

Lensa Hari Ini

Aksi Demonstrasi Jilid 2 oleh LPW NTB dan koalisi organisasi mahasiswa dan masyarakat sipil (KOMPAK) Tahun 2022 di Mapolda NTB menuntut pengusutan kematian Muardin dan Reformasi Polri. Foto: Dokumen LPW NTB

Opini

Erosi Kepercayaan terhadap Kepolisian dan Pengadilan Publik

Selasa, 24 Feb 2026 - 10:00 WITA