Fokus demokrasi mati

Yan Mangandar Putra (Paling Kanan) dan TIm Pembela Aliansi Mahasiswa dan Rakyat NTB pada Sidang Ekesepsi kedua di Pengadilan Negeri Mataram, Rabu (10/12/25). Foto: Dok. Istimewa

Komentar

Bedah Kasus Aktivis NTB: Ketika Due Process of Law Dikorbankan demi Kekuasaan

Komentar | Selasa, 16 Desember 2025 - 08:00 WITA

Selasa, 16 Desember 2025 - 08:00 WITA

Mataram, 10 Desember 2025. Langit di atas Pengadilan Negeri Mataram mungkin tampak biasa saja, namun di dalam Ruang Sidang Cakra, sebuah pertaruhan besar terhadap…

Sidang keempat dengan nomor perkara 756/Pid.B/2025/PN Mtr ini, Tim Pembela Aliansi Mahasiswa dan Rakyat NTB menyampaikan tanggapan pendapat Jaksa Penuntut Umum (JPU). Sidang di PN Mataram, dipimpin oleh Hakim Ketua Rosihan Luthfi, SH.,MH pada momentum peringatan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Internasional yang jatuh pada 10 Desember 2025.  Foto: Dok. Istimewa

Berita

Jelang Putusan Sela 17 Desember: Menanti Keadilan bagi 6 Pejuang Demokrasi NTB

Berita | Minggu, 14 Desember 2025 - 17:00 WITA

Minggu, 14 Desember 2025 - 17:00 WITA

Mataram – Momentum peringatan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Internasional yang jatuh pada 10 Desember 2025, menjadi latar ironis dalam persidangan enam aktivis pejuang…

Buku How Democracies. Steven Levitsky dan Daniel Ziblatt mengupas bagaimana demokrasi mati, ciri dan menyelematkannya.

Inspirasi

How Democracies Die, Mengapa Demokrasi Mati?

Inspirasi | Ulasan | Sabtu, 1 November 2025 - 09:58 WITA

Sabtu, 1 November 2025 - 09:58 WITA

Buku How Democracies Die karya dua profesor Harvard, Steven Levitsky dan Daniel Ziblatt, menjadi salah satu bacaan penting untuk memahami bagaimana sistem demokrasi bisa…