MATARAM — Ikatan Mahasiswa Bima (IMBI) Mataram secara resmi menyelenggarakan pelantikan pengurus baru untuk masa jabatan 2026-2028 pada Kamis (21/5/26). Acara seremonial ini berlangsung khidmat bertempat di Aula Handayani Dinas Pendidikan dan Olahraga (Dikpora) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai pukul 16.00 hingga 18.00 WITA. Dengan mengusung tema“Reposisi Kepemimpinan: Revitalisasi Arah Gerak Imbi Mataram yang Berintegritas dalam Bingkai Maja Labo Dahu”, momentum ini menjadi tonggak baru penataan arah gerak organisasi mahasiswa tersebut.
Pelantikan pengurus baru IMBI Mataram ini dihadiri langsung oleh berbagai elemen penting pemerintahan, legislatif, kepemudaan, serta kemahasiswaan. Kehadiran para undangan menegaskan sinergitas dan dukungan terhadap eksistensi organisasi mahasiswa asal daerah Bima tersebut di wilayah Mataram.
Tamu undangan yang hadir dalam acara tersebut di antaranya adalah Anggota DPRD Provinsi NTB Daerah Pemilihan (Dapil) 6, perwakilan Dinas Pendidikan dan Olahraga (Dikpora) Provinsi NTB, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi NTB, RKB PL, Dewan Pembina IMBI Mataram, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri (Kesbangpoldagri) NTB, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) NTB, Dinas Kebudayaan, Dinas Perhubungan (Dishub), Ikatan Mahasiswa Bima Dompu (IMBD) UIN Mataram, serta perwakilan dari 18 paguyuban kecamatan se-Kabupaten Bima yang berada di Mataram.
Reposisi sebagai Keharusan Perubahan
Dalam laporan ketua panitia, dijelaskan bahwa kepanitiaan ini telah terbentuk sejak 6 April 2026. Ketua panitia menegaskan bahwa momentum hari ini bukan sekadar prosesi seremonial semata, melainkan amanah dan tanggung jawab baru untuk membawa arah gerak organisasi.
“Tema reposisi kepemimpinan merupakan sebuah keharusan demi membawa perubahan. Pemimpin itu harus selalu mendengar dan memberikan pelayanan, dengan falsafah Maja Labo Dahu sebagai penjaga moral. Harapannya, IMBI mampu menjadi organisasi yang bertanggung jawab dan memberikan kontribusi nyata,” ujar Ketua Panitia dalam laporannya. Prosesi pelantikan pengurus kemudian dipimpin langsung oleh Dewan Pembina IMBI Mataram.
Wariskan Komunikasi dan Silaturahmi Positif
Setelah pelantikan, Anggota DPRD NTB selaku Perwakilan Dewan Pembina IMBI Mataram, H. M. Aminurlah, menyampaikan sambutan hangatnya kepada para pengurus yang baru diambil sumpah. Ia berharap momentum ini dapat bermakna dan menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menunjukkan identitas positif tanpa harus menjatuhkan pihak lain.
“Mari kita bersilaturahmi dengan komunikasi yang baik, sehingga kita bisa saling membantu dan bahu-membahu. Komunikasi dan silaturahmi adalah hal utama yang harus kita wariskan. Jika ada ide dan gagasan, mari realisasikan dengan baik untuk mendapatkan nilai positif di dunia maupun akhirat agar bermanfaat bagi bangsa dan negara,” tuturnya.
Menata Ulang Perjuangan Intelektual
Ketua Umum IMBI Mataram terpilih, Arif Rizal, dalam pidato perdananya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh tamu undangan, organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP), serta 18 paguyuban kecamatan yang sempat hadir.
Arif mengakui adanya tantangan internal belakangan ini, terutama mengenai mulai berkurangnya tradisi diskusi di kalangan mahasiswa. Oleh karena itu, di bawah kepemimpinannya, ia berkomitmen melakukan penataan ulang yang bersandar pada khitah perjuangan organisasi.
“Kami ingin menghadirkan kembali ruang dialog, intelektual, dan gagasan agar IMBI menjadi wadah berpikir yang berkualitas. IMBI bukan sekadar simbol, melainkan harus hadir sebagai agen sosial,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa IMBI senantiasa mengawal isu-isu demokrasi, mulai dari sektor pendidikan, ekonomi, hingga kesehatan sebagai bentuk kepedulian terhadap jalannya pemerintahan. “Pemerintah tentu mempunyai mekanisme tersendiri, namun kami hadir memberikan kritik yang membawa harapan masyarakat demi membangun daerah secara produktif,” imbuhnya.
Motivasi dari Kepala Dikpora NTB
Acara ini ditutup dengan sambutan dari Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) NTB, Dr. Syamsul Hadi, M.Pd. Ia membagikan refleksi pengalamannya 30 tahun lalu sewaktu aktif menjadi mahasiswa dan penggerak pemuda, hingga akhirnya dipercaya mengemban amanah sebagai birokrat.
Dr. Syamsul Hadi mengaku bangga melihat antusiasme dan semangat tinggi yang ditunjukkan oleh Ketua Umum IMBI Mataram, yang mengingatkannya pada masa mudanya dulu. Ia pun menyatakan sepakat dengan poin-poin yang disampaikan oleh ketua panitia mengenai kerelaan berkorban demi ranah positif.
“Orang Bima itu perjuangannya tiada lawan, tidak mengenal kata menyerah seperti semboyan Maja Labo Dahu. Banyak di antara mereka yang kini menjadi tokoh hebat, dan hal itulah yang harus diwarisi,” ungkapnya.
Ia berpesan agar pelantikan ini dijadikan langkah awal untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, inovasi, dan inspirasi. “Selamat untuk pengurus yang dilantik. Saya yakin kalian akan menjadi pemimpin masa depan,” tutupnya.
Penulis : Aminah, S.Pd., M.Pd.
Editor : Redaksi Narasio






